DARING AKIDAH AKHLAK KELAS 6/2 INDAHNYA MELANTUNKAN KALIMAH TAYYIBAH TAHLIL

 

AKIDAH AKHLAK KELAS 6 SEMESTER GENAP

TAHUN AJARANH 2020/2021

INDAHNYA MELANTUNKAN KALIMAH TAYYIBAH (TAHLIL)

Rabu, 27 Januari 2021

         

Nabi Muhammad , menyukai umatnya yang berkata-kata baik, karena beliau sendiri mengajarkan kata-kata yang baik, sehingga beliau dijuluki sebagai uswatun hasanah (suri tauladan yang baik) bagi seluruh ummat. Seperti Firman Allah dalam Al-Ahzab ayat 21 menegaskan :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Artinya :



“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu”

Seseorang yang terbiasa mengucapkan kalimat-kalimat yang baik, itu pertanda bahwa ia memiliki akhlak yang terpuji / berakhlakul karimah/mahmudah. Dan sebaliknya, bagi orang yang tiap harinya sering beurcap kata kotor / jelek maka itu menandakan bahwa ia memiliki akhlak tercela/akhlakul madzmumah.

Penggunaan kalimat tayyibah diucapkan pada waktu-waktu tertentu dan kondisi tertentu pula, ada sebagian kalimah tayyibah yang diucapkan di kala sedih ada pula yang diucapkan dikala senang. Orang yang dalam keadaan apapun ia sellau mengucapkan kalimat tayyibah maka pertanda ia adalah kekasih Allah.

Kalimat tayyibah jika diibaratkan sebatang pohon, dimana pohon yang baik yaitu pohon yang akarnya dapat menghujam kedalam tanah dan cabang-cabangnya menjulang tinggi ke angkasa. Artinya kalimat yang baik adalah kalimat yang sering diucapkan oleh seseorang sampai mengakar ke dalam hati sanubari orang tersebut sehingga timbul keyakinan yang kokoh yang tidak mampu dirobohkan oleh suasana dan kondisi apapun, karena Allah selalu mentertainya, bahkan dari kalimat tayyibah yang seirng siucapkan itu akan timbul kekuatan iman yang dahsyat yang mampu membuat penduduk langit bergetar. Seperti Firman Allah

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِى السَّمَآءِ (إبراهيم : 24)

Artinya :

“Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya ke langit”

1.        Pengertian Kalimah Tayyibah Tahlil

Kalimat Tahilil bunyinya adalah : لا إله إلا الله (Laailaahaillallah) artinya “Tiada Tuhan selain Allah” kata tahlil ini berasal dari bahasa arab yakni kata Hallala yang memiliki beberapa pengertian. Diantaranya sangat, gembira, mensucikan, dan mengucapkan kalimat laaillahaillallah.

Sedangkan menurut istilah kalimat tayyibah tahlil  berisi tentang pernyataan peng-Esa-an terhadap Allah , bahwa tiada Tuhan selain Allah.

Dengan mengucapkan kalimat tahlil, berarti kita telah meng-Esa-kan Allah karena sesungguhnya kita sudah beri’tikad bahwa tiada Tuhan yang layak disembah selain Allah. Hal ini merupakan ajaran utama dari para Nabi dan mengajakumatnya untuk tidak menyekutukan Allah. Kalimat tayyibah tahlil merupakan salah satu dari cabang iman yang paling tinggi, seperti sabda rasulullah ,

اَلْإِيْمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً, فَأَفْضَلُهَا لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذٰى عَنِ الطَّرِيْقَةِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ اْلإِيْمَانِ (رواه البخارى)

Artinya :

Iman itu ada 70 atau 60 cabang, yang paling tinggi adalah ucapan laailaahaillallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalanan, dan sifat malu merupakan bagian dari iman. (H.R. Bukhari)

2.        Waktu Dan Kondisi Mengucapkan Kalimah Tayyibah Tahil

Kalimat tahlil dapat diucapkan kapan saja dan dimana saja, namun ada waktu tertentu yang biasa kita ucapkan, antara lain :

a.     Ketika seseorang hendak masuk Islam, maka ia harus mengucapkan dua kalimat syahadat (syahadat tauhid dan syahadat rasul), أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ dan dalam bacaan kalimat syahadat tauhid itu terdapat bacaan kalimat tahlil.

b.     ketika berdoa kepada Allah ,

c.     ketika hati sedang gelisah, karena dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram. أَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبِ  “Ingat, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S Ar-Ra’du : 28)

d.     pada saat dzikir saat selesai shalat, perhatikan Firman Allah يٰاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللهَ ذِكْرًا كَثِيْرًا  “hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (menyebut nama Allah) kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya” (Q.S. Al-Ahzab : 41)

e.     dimanapun kita bisa berdzikir, karena menyebut Nama Allah tidak hanya ketika dalam shalat saja, namun dalam keadaan apapun pun bisa, asal ditempat yang layak digunakan untuk berdzikir. Dan janganlah berdzikir ketika engkau sedang berada di toilet, karena itu merupakan sejelek-jeleknya tempat.  

3.        Keutamaan Kalimat Tayyibah Tahlil

Membaca kalimat tayyibah tahlil memiliki banyak keutamaan bagi si pembacanya, terlebih jika kalimat tahlil ini selalu diucapkan baik dalam shalat maupun di luar shalat, sehingga akan membiasakan sendi-sendi tubuh anda akan ikut berdzikir bacaan tahlil. Adapun beberapa manfaat mengucapkan kalimat tayyibah tahlil antara lain :

a.   Kalimat tayybah tahlil merupakan mahar untuk memasuki pintu surga, Rasulullah bersabda : مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ “barang siapa yang di penghujung umurnya mengucapkan kalimat laailaahaillallah, maka ia akan masuk surga” (H.R. Abu Dawud)

b.   Utama-utamanya bacaan dzikir kepada Allah, dapat menghapuskan dosa dan menaikkan derajat

c.     Merupakan perisai dari api neraka

d.   Dapat menunda datangnya hari kiamat, sebab selama didunia ini masih ada orang yang membaca kalimat laailaahaillallah, maka kiamat tidak akan terjadi.

e.     Memiliki pahala yang paling banyak

f.   Sebagai bukti bahwa engkau bukanlah orang yang menyekutukan Allah, karena engkau telah meng-Esakan-Nya

g.     mengajak lebih kepada Allah, dapat melunakkan hati yang keras, menambah rizki yang lagi seret, menundukkan binatang bias, mendatangkan segala macam hajat, baik hajat dunia maupun hajat akhirat.

4.        Hikmah Membaca Kalimah Tayyibah Tahlil

Ketika kita sudah terbiasa mengucapkan kalimat tayyibah tahlil dalam kondisi apapun dan dalam keadaan apapun, maka kita akan mampu merasakan kedekatan yang luar biasa kepada Allah , nilai tauhid adalah diri kita akan semakin kuat, sehingga tidak akan mudah digoyahkan oleh tipuan dan tantangan serta fitnahnya zaman. Ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil dari mengamalkan bacaan kalimat tayyibah tahlil, antara lain :

a.     Meningkatkan nilai keimanan seseorang

b.     Sebagai sarana bertaubat kepada Allah

c.     Sebagai pengingat untuk kita, bahwa hidup tidaklah abadi, dan semua bentuk perwujudan akan kembali kepada-Nya, lantas apa yang kita bawa saat kita menghadap-Nya? Kalimat tahlil merupakan bekal yang cukup untuk sowan kepada-Nya

d.     Menjadikan hati lebih tenang dan damai, tidak ada sedikitpun kesedihan maupun ketakutan dalam hatinya dalam bertindak dan berjuang di lingkar kebaikan

e.     Akan selalu menang dalam bidang perjuangan,

f.      Sebagai pengingat bahwa kita adalah makhluk kecil, yang dha’if (lemah) yang tidak memiliki daya atau kekuatan apapun selain atas izin Allah .

Demikian materi Akidah Akhlak kelas 6 pada kesempatan hari ini, Semoga Allah selalu membuka pintu rahmat-Nya untuk kita semua, dan menjauhkan kita dari segala macam bentuk kejelekan. Amiin.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh    

  

 

2 Responses to "DARING AKIDAH AKHLAK KELAS 6/2 INDAHNYA MELANTUNKAN KALIMAH TAYYIBAH TAHLIL"