MI FALAQIYAH
MRICO
03/04 LEBAK KEC/KAB. GROBOGAN
Assalamu’alaikum
warohmatullohi wabarokatuh.
Bismillahirrohmanirrohiim.
Al hamdulillahi Robbil ‘alamiin, Was-sholatu was-salamu ‘ala asyrofil Anbiya-i
wal-mursaliin, sayyidina wamaulana Muhammadin, wa “alaa Alihi wa Ash-habihi
ajma’in, Amma ba’du.
QUR’AN HADITS 4 SEMESTER GANJIL
TP. 2020/2021
MARI
BELAJAR SURAT AL ADIYAT (KUDA YANG BERLARI KENCANG)
|
SATUAN PENDIDIKAN
|
: MI FALAQIYAH
|
|
MAPEL
PERTEMUAN KE
|
: QUR’AN HADITS
: 3
|
MATERI POKOK : SURAT AL ADIYAT (100)
Assalamu’alaikum
warohmatullohi wabarokatuh.
Anak-anak,
pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari Surat Al Adiyat yang artinya “Kuda
yang berlari kencang”. Surat al Adiyat diturunkan di kota Makkah, sehingga
digolongkan sebagai Surat Makiyah. Surat ini terdiri dari 11 ayat, dan nama
Surat ini diambil dari ayat pertamayang berbunyi Wal ‘Adiyati.
Membaca Surat Al Adiyat.
بِسْمِ اللهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالْعَادِيٰتِ
ضَبْحًا﴿1﴾ فَالْـمُوْرِيٰتِ قَدْحًا ﴿2﴾ فَالْـمُغِيْرَاتِ
صُبْحًا ﴿3﴾ فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا ﴿4﴾ فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا ﴿5﴾ إِنَّ اْلإِنْسَانَ
لِرَبِّهِ لَكَنُوْدٌ ﴿6﴾ وَإِنَّهُ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌ ﴿7﴾ وَإِنَّهُ لِحُبِّ
الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ﴿8﴾ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِ ﴿9﴾
وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِ ﴿10﴾ إِنَّ رَبَّـهُمْ بِـهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيْرٌ
﴿11﴾
Artinya :
Dengan menyebut Nama Allah yang maha
Pengasih lagi maha Penyayang
1.
Demi kuda perang yang berlari kencang terengah-engah
2.
Dan kuda yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku
kakinya)
3.
Dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu fajar
4.
Sehingga menerbangkan debu
5.
Lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh
6.
Sungguh, manusia itu sangat ingkar kepada Tuhannya
7.
Dan sesungguhnya dia (manusia itu) menyaksikan (mengakui)
keingkarannya
8.
Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan
9.
Dan apa yang tersimpan di dalam dada di perlihatkan
10.
Sungguh, Tuhan mereka itu Maha Teliti terhadap keadaan mereka
pada hari itu.
Kandungan Surat Al Adiyat
Melalui
surat Al-Adiyat ini, Allah ﷻ, mengingatkan
kepada manusia supaya menghadapi hidup dengan penuh semangat dan
bersungguh-sungguh dalam menghadapi setiap hal yang bermanfaat. Pada ayat
pertama Allah ﷻ, menyebut kuda
perang yang berlari kencang, ketika kuda yang ditungganginya berlari maka
debu-debu disekitar jalan yang dilaluinya akan berterbangan. Karena cepatnya
berlari kaki kuda yang bersepati besi mampu memmercikkan api dan menembus
kerumunan musuh.
Kuda yang disebut oleh Allah ﷻ, dalam surat ini
bukanlah jenis kuda yang lemah atau malas, melainkan kuda yang memiliki
karakter pekerja keras, tidak mudah lelah, dan tidak mudah menyerah. Karakter kuda
ini digunakan oleh Allah ﷻ untuk mengingatkan
manusia agar hidup dengan penuh semangat juang yang tinggi. Jika tidak, maka
manusia akan tersingkir dari masyarakat dan akan menjadi manusia yang tidak
berguna bahkan akan menjadi bahan cemoohan belaka.
Hidup di zaman sekarang ini penuh dengan
persaingan yang sangat ketat . sebagai contoh dalam kehidupan di sekolah,
seorang siswa harus bersaing dengan sesama siswa di kelasnya untuk mendapatkan
prestasi yang terbaik. Siswa yang belajar paling rajin dan tekun serta tekad
yang kuat yang disertai dengan kesabaran akan menjadika dia sebagai manusia
yang unggul diantara yang lainnya. Untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan tekad
yang kuat dan pantang menyerah dalam berusaha.
Berbeda dengan siswa yang malas dan
banyak menyianyiakan waktunya hanya untuk bermain-main saja maka ia jelas kan
tertinggal oleh teman-teman yang lainnya, jangankan prestasi, teman saja bisa
meninggalkannya.
Pesan berikutnya dal suirat al-Adiyat
ini, Allah ﷻ memberi peringatan kepada manuia supaya
tidak lali / lupa dalam bersyukur. Seluruh kenikmatan yang diperoleh itu semua
atas karunia Allah ﷻ yang harus
disyukuri. Rasa syukur terhadap suatu kenikmatan dapat diwujudkan denan memanfaatkan
karunia itu sesuai dengan porsinya. Sebagai manusia yang memiliki berbagai
macam anggota tubuh itu untuk kebaikan,dan cara mensyukurinya adalah dengan bersungguh-sungguh
untuk menjalankan kebaikan atau bisa dengan berbagi rizki kepada orang lain.
Surat Al-Adiyat juga menjelaskan bahwa
kecintaan terhadap harta benda yang berlebihan dapat menimbulkan sifat-sifat
buruk bagi pelakunya. Orang yang terlalu cinta terhadap harta maka ia akan
mewarisi sifat kikir (pelit), enggan berinfaq, ogah berzakat, malas bersedekah,
apalagi berbagi kepada sesama orang.
Orang yang mencintai harta secara
berlebihan juga akan menimbulkan sifat serakah. Kalau sudah terjangkit penyakit
serakah maka dalam fikirannya yang ada hanyalah harta, harta dan harta. Siang malam
ia selalu berfikir bagaimana caranya agar ia mendapat harta lebih banyak lagi
dari hari-hari sebelumnya. Jika penyakit ini tidaka segera diobati akan dapat
dipastikan kejahatan akan merajalela, karena demi sesuap nasi ia rela mengorbankan
jiwa orang lain, bahkan hanya gara-gara secuwil harta rela saling membunuh
antar saudara. Naudzu billah min dzalik.
KEGIATAN
ISILAH
TITIK-TITIK DIBAWAH INI DENGAN BENAR
1.
Dalam surat Al-Adiyat, Allah mengingatkan kepada manusia
bahwa manuia itu terlalu cinta terhadap ....
2.
Dalam surat Al Adiyat Allah bersumpah atas nama ....
3.
Cara mensyukuri nikmat Allah adalah dengan ....
4.
Isi pokok kandungan surat Al Adiyat menceritakan tentang ....
5.
Allah memberikan nikmat yang banyak kepada manusia, namun kebanyakan
manusia itu selalu ....
Baikah anak-anak. Sampai disini dulu
perjumpaan kita pada hari ini. Artinya Semester 1 ini sudah selesai. Selanjutnya
kita tinggal embahas tanya jawab. Dan cara mengerjakan soal di buku LKS yang
panjenengan semuanya pegang.
Akhir kata.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

0 Response to "DARING QUR'AN HADITS KELAS 4 SMT GANJIL PART 003 : SURAT AL-ADIYAT"
Posting Komentar